Sering Berpisah Dengan Kelaurga, Bahkan Sampai Tidur Di Warung Makan Demi Tugas Pengawasan
|
Tidak ada kalender libur dalam dunia pengawasan, itulah kata-kata motivasi yang kerap kali disampaikan Samsedi selaku Ketua Bawaslu Tanjung Jabung Timur saat rapat bersama staf dilingkup Sekretariat Bawaslu Tanjung Jabung Timur. Sebab, Dunia pengawasan sangat jauh berbeda dengan lainya, dimana, pengawasan selalu melekat dilaksanakan kapan pun, dan dimana pun, terlebih memasuki tahun pemilihan. Lebih sering berada di luar rumah, bahkan terbaring di warung makan untuk menghilangkan letih sejenak demi tugas pengawasan.
TANJUNG JABUNG TIMUR, Joni Hartanto
Tak perduli meski baring di warung makan hanya untuk menghilangkan letih sebentar, itulah yang dilakukan Ketua Bawaslu Tanjab Timur Samsedi, S.Sos yang juga merupakan ayah dari Syifa dan Zahran usai melakukan pengawasan tahapan kampanye di Kecamatan Geragai kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Bagai mana tidak, rasa lelah itu terlihat setelah ia (samsedi,red) makan siang langsung merebahkan diri di bangku warung yang tidak jauh dari Kantor Bawaslu Tanjab Timur.
“dir, saya baring dulu nanti bangunkan saya ya sekiat 20 menit kedepan,”imbuhnya kepada Sudirman salah seorang staff PHL Bawaslu Tanjab Timur
Setelah dapat berehat selama 20 menit, pengawasan sortir surat suara pun kembali dilaksanakan hingga pukul 16.00 WIB di gudang logistik KPU Tanjab Timur.
Usai melaksanakan pengawasan sortir surat suara, pengawasan tahapan kampanye pun berlanjut ke Panwascam Muara Sabak Barat dengan jarak temput satu jam dari kantor Bawaslu Tanjab Timur.
“Dunia pengawasan ini berbeda, karena tidak ada istilah kalender merah dalam pengawasan, jadi kalau tidak melakukan pengawasan bisa jadi sedang sakit,”tuturnya
Apalagi hari pemungutan suara hanya tinggal 16 hari lagi, tentunya pengawasan setiap tahapan benar-benar ekstra, mulai dari pengawasan tahapan kampanye, logistic, hingga ke pengawasan kepatuhan protocol kesehatan yang harus focus.
“semua pengawasan beriringan dengan waktu yang bersamaan, mau tidak mau kita sebagai pengawas harus ekstra dalam menjalankan tugas-tugas pengawasan,”ucapnya Samsedi menghimbau, agar semua elemen mengambil bagian dalam mensukseskan pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020, sebab suksesnya pilkada bukan hanya semata menjadi tanggung jawab Bawaslu mau pun KPU, tetapi menjadi tanggung jawab semua elemen, dan yang terpenting tetap mengutamakan protocol kesehatan dalam aktifitas sehari-hari, terlebih lagi saat hari pemungutan suara nanti.(*)