796 Jajaran Bawaslu Jalani Rapi Test
|
TANJAB TIMUR, BAWASLU-Pastikan jajaran Bawaslu mulai tingkat Kecamatan, Desa/Keluarkan, hingga PTPS dalam melaksanakan tugas Pengawasan bebas terpapar dari covid-19, Bawaslu Kabupaten Tanjung Jabung Timur, melaksanakan rapid test kepada 796 jajarannya untuk memastikan tidak teraparnya penularan COVID-19.
Pelaksanaan rapid test tersebut dilaksanakan tiga gelombang, dimana untuk gelombang pertama, kamis (26/12),dilaksanakan di kantor sekretariat Panwas Kecamatan Muara Sabak Barat. Sedangkan untuk gelombang kedua dilaksanakan di kantor Panwas Kecamatan Geragai, dan kantor panwas Kecamatan Mendahara. Sementara untuk gelombang ke tiga dilaksanakan di hol Rantau Rasau dan di kantor Panwas Kecamatan Sadu.
Kordiv SDM Bawaslu Tanjab Timur, Yunanto, S. Pd membenarkan, hari pertama ini (26/11, red), pelaksanaan rapid test dilaksanakan di Gedung bersama Pemkab Tanjab Timur dan kntor panwas Kecamatan Muara Sabak Barat.
"Ia hari ini kita (Bawaslu, red) lakukan rapid test di Kantor Sekretariat panwas Kecamatan Muara Sabak Barat", ungkap Yunanto
Pelaksanaan rapid test ini, salah bentuk Bawaslu untuk memastikan seluruh jajaranya Bawaslu, mulai tingkat Kabupaten hingga PTPS bebas dari terpapar COVID-19.
"kalau jajaranya kita (Bawaslu, red), sudah pasti tidak terpapar covid-19, kan bisa memberikan keyakinan kepada publik bahwa jajaran kita bebas terpapar COVID-19", ucapnya
" Mudah-mudahan kita semua selalu dilindungi oleh Allah SWT dan terhindar dari COVID-19,"pintanya
Mengenai hasilnya nanti, lanjut Yunanto, langsung dari Bawaslu Provinsi Jambi dan satgas covid Provinsi. Sebab, untuk wewenang rapit dan hasilnya di Provinsi.
"Kalau wewenangnya semua di provinsi dan satgas covid provinsi karena untuk rapid ini provinsi, kita Kabupatennya hanya mengkoordinir tempat pelaksanaan rapid test nya", jelas Yunanto
Terkait hasil rapid nanti, lebih lanjut Yunanto katakan, jika ada salah seorang jajaran Bawaslu, baik itu panwascam, PPKD, maupun PTPS yang reaktif, akan di isolasi, dan akan kembali dilakukan rapid test pada 3 Desember mendatang.
"yang pasti, ini rapit pertama, dan kalau ada hasilnya reaktiv, akan dilakukan rapit test kembali pada 3 Desember mendatang, " Jelasnya
Sementara itu, Ketua Bawaslu Tanjab Timur Samsedi, S. Sos berharap, telah dilaksanakanya rapid test bagi seluruh jajaran Bawaslu, bisa memberikan keyakinan kepada publik, sebelum melakukan pengawasan di hari pemungutan suara sudah melalui tahapan protokol kesehatan.
"ini yang urgen bagi penyelenggara kita, karena saat hari pemungutan suara, baik itu staf sekretariat Bawaslu, Panwascam, PPKD, dan PTPS, langsung kontak dengan masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya, makanya perlu kita lakukan rapid test bagi jajaran kita keseluruhanya, agar kalau memang ada yang reaktif bisa langsung di isolasi dan di lakukan rapid test kembali, "ungkapan Samsedi
Samsedi berpesan, agar para staf di lingkungan Bawaslu, Panwascam, PPKD, dan PTPS, selalu menjaga kesehatan dan selalu mematuhi protokol kesehatan dalam bertugas sehari-hari.
"Jaga selalu kesehatan dan patuhi protokol kesehatan, bukan saat melakukan pengawasan saja, tetapi dalam beraktivitas Sehari-hari, mulai lah dari diri kita sendiri untuk memberikan contoh dilingkungan kita masing-masing taat dengan protokol kesehatan", tukasnya. (*)
Penulis: Joni Humas Bawaslu Tanjab Timur